
PPM, Jakarta – Listrik merupakan kebutuhan penting dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, perkantoran, maupun industri. Untuk menyalurkan energi listrik agar bisa digunakan dengan aman dan efisien, diperlukan media penghantar yang disebut kabel listrik. Namun, tidak semua kabel memiliki fungsi yang sama. Dalam dunia kelistrikan, kabel biasanya dibedakan berdasarkan tingkat tegangannya, yaitu Low Voltage (LV), Medium Voltage (MV), dan High Voltage (HV).
Bagi orang awam, istilah ini mungkin terdengar teknis. Padahal, pemahaman dasar mengenai perbedaan ketiga jenis kabel ini sangat berguna, terutama bagi yang sedang membangun rumah, merancang gedung, atau bahkan mengelola kebutuhan listrik di pabrik dan industri. Artikel ini akan membahas secara sederhana apa yang dimaksud dengan kabel LV, MV, dan HV, serta penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.
1. Kabel LV (Low Voltage) – Tegangan Rendah
Kabel tegangan rendah atau Low Voltage (LV) adalah jenis kabel yang digunakan untuk menyalurkan listrik dengan tegangan di bawah 1.000 Volt. Jenis kabel ini paling sering dijumpai di sekitar kita, karena memang dipakai pada instalasi rumah tinggal, apartemen, sekolah, maupun gedung perkantoran. Contoh penggunaan kabel LV adalah untuk lampu, stop kontak, peralatan elektronik, hingga pendingin ruangan.
Karena dekat dengan aktivitas sehari-hari, kabel LV harus dipilih sesuai standar yang berlaku, seperti memiliki label SNI. Pemilihan ukuran kabel juga sangat penting agar mampu menahan beban listrik tanpa menimbulkan panas berlebihan. Dengan begitu, risiko korsleting maupun kebakaran dapat diminimalkan.
2. Kabel MV (Medium Voltage) – Tegangan Menengah
Berbeda dengan kabel LV, kabel Medium Voltage (MV) digunakan pada jaringan distribusi listrik dengan tegangan sekitar 1 kV hingga 35 kV. Kabel ini biasanya tidak digunakan langsung di rumah, melainkan di jaringan distribusi yang menyalurkan listrik dari gardu induk ke kawasan perumahan, gedung besar, atau pabrik. Sebagai contoh, ketika sebuah kawasan industri membutuhkan pasokan listrik dalam jumlah besar, kabel MV berperan menyalurkan energi dari gardu distribusi ke lokasi tersebut. Di dalam pabrik, kabel MV juga digunakan untuk menghubungkan mesin-mesin besar yang membutuhkan daya tinggi agar dapat beroperasi stabil.
Kabel MV memiliki konstruksi yang lebih tebal dibanding kabel LV. Lapisan isolasinya dirancang untuk menahan tegangan yang lebih tinggi, serta dilengkapi sistem pelindung tambahan untuk menjaga keamanan. Karena itu, pemasangan kabel MV biasanya dilakukan oleh teknisi berlisensi, mengingat potensi bahayanya jika tidak ditangani dengan benar.
3. Kabel HV (High Voltage) – Tegangan Tinggi
Tingkat berikutnya adalah High Voltage (HV) atau tegangan tinggi. Kabel ini digunakan pada sistem transmisi listrik jarak jauh dengan tegangan di atas 35 kV, bahkan bisa mencapai ratusan kV. Tujuannya adalah untuk mengalirkan listrik dari pembangkit menuju gardu induk di berbagai daerah. Semakin tinggi tegangan, semakin efisien proses penghantaran energi listrik. Itulah mengapa kabel HV sangat penting untuk menjaga pasokan listrik tetap stabil di berbagai wilayah. Misalnya, listrik yang dibangkitkan di Jawa Tengah dapat disalurkan ke Jakarta melalui jaringan transmisi tegangan tinggi.
Kabel HV tidak akan pernah dijumpai langsung di rumah atau gedung, karena penggunaannya murni untuk kebutuhan transmisi antarwilayah. Selain itu, konstruksi kabel HV sangat kompleks, dengan lapisan isolasi, pelindung logam, hingga sistem pembumian yang dirancang untuk menahan arus besar sekaligus menjaga keamanan lingkungan sekitar.
Dengan memahami ketiganya, masyarakat dapat lebih bijak dalam memilih kabel sesuai kebutuhan. Selain itu, pemahaman ini juga membantu menyadari pentingnya menggunakan kabel sesuai standar, karena setiap tingkat tegangan memiliki risiko dan aturan keselamatan yang berbeda.
Pastikan kebutuhan kabel listrik Anda selalu menggunakan produk berkualitas dan sesuai standar. Dapatkan kabel Jembo hanya melalui PT Persada Permata Mandiri, mitra resmi yang terpercaya, untuk jaminan keamanan, ketahanan, dan pelayanan terbaik.